Kodim 0824/Jember Asah Kemampuan Hanmars dan Renang Militer dalam Latihan PSJM TA 2026

JEMBER,Fajarnew.com Kodim 0824/Jember melaksanakan kegiatan Latihan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) Tahun Anggaran 2026 di Pemandian Patemon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Selasa (10/2/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.40 hingga 10.40 WIB ini diikuti oleh 89 personel dan dipimpin langsung oleh Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P selaku Danlat/Dandim 0824/Jember.

Latihan PSJM merupakan bagian penting dalam pembinaan kemampuan fisik prajurit guna mendukung kesiapsiagaan satuan dalam menjalankan tugas pokok kewilayahan. Materi yang dilatihkan meliputi Hanmars (ketahanan mars) dan Renang Militer Dasar, dengan tetap mengedepankan faktor keamanan serta kemampuan individu masing-masing prajurit.

Kegiatan diawali dengan pengecekan personel, pemeriksaan kesehatan berupa tensi, serta peregangan yang dipimpin Batih Opslat Peltu Wawan. Selanjutnya para koordinator materi memberikan arahan teknis sebelum pelaksanaan latihan. Pada sesi Hanmars, prajurit diingatkan untuk melaksanakan kegiatan dengan penuh semangat namun tetap memperhatikan kondisi tubuh. Sementara pada materi renang militer, peserta diberikan penekanan pada teknik, kesiapan mental, serta keamanan selama berada di kolam dengan kedalaman sekitar empat meter.

Pasi Pam Opslat Kodim 0824/Jember Kapten Inf I Gusti Putu Ariya Wibawa menegaskan bahwa latihan PSJM bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan tolok ukur kesiapan fisik prajurit dalam mendukung tugas operasional satuan.

“Latihan Penilaian Siap Jasmani Militer ini bertujuan membentuk prajurit yang memiliki daya tahan, ketangguhan, dan kesiapan fisik yang optimal. Selain itu, kegiatan ini juga melatih disiplin, mental juang, serta kemampuan individu agar selalu siap menghadapi berbagai tuntutan tugas di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya faktor keamanan dalam setiap tahapan latihan. Menurutnya, keberhasilan latihan tidak hanya diukur dari pencapaian materi, tetapi juga dari kemampuan prajurit menjaga keselamatan diri dan rekan selama kegiatan berlangsung.

“Profesionalisme prajurit harus diimbangi dengan kesadaran akan keselamatan. Setiap personel harus memahami batas kemampuan tubuh, mengikuti instruksi pelatih, dan menjaga kekompakan selama latihan. Dengan demikian, tujuan pembinaan fisik dapat tercapai secara maksimal tanpa mengabaikan faktor keamanan,” tambahnya.



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama