JEMBER,Fajarnew.com Kegiatan sosialisasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dilaksanakan di SPPG Yosorati, Dusun Sumberjo, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Kamis (19/02/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Babinsa Yosorati Serka Danang Widianto bersama Sertu Tri Haryanto selaku Baur Data dari Koramil 0824-17/Sumberbaru sebagai bentuk edukasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SPPG Yosorati Dwi Ayu Permatasari beserta staf, relawan SPPG, serta aparat teritorial. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan fungsi APAR, teknik penggunaan yang benar, serta langkah-langkah keselamatan saat terjadi kebakaran. Peserta diberikan pemahaman metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) atau TATA (Tarik, Arahkan, Tekan, Ayunkan), termasuk menjaga jarak aman 2–5 meter, memastikan manometer berada di zona hijau, serta memposisikan diri searah angin.
Kegiatan berlangsung interaktif, di mana para relawan mendapatkan kesempatan praktik langsung menggunakan APAR untuk memadamkan simulasi api ringan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan warga dalam melakukan tindakan awal sebelum bantuan pemadam kebakaran datang.
Danramil 0824-17/Sumberbaru, Kapten Inf Abdul Muntolib, memberikan tanggapan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial dan upaya preventif dalam menjaga keselamatan lingkungan. Ia menegaskan bahwa edukasi penggunaan APAR sangat diperlukan, terutama di fasilitas pelayanan masyarakat seperti SPPG yang memiliki aktivitas rutin dan potensi risiko kebakaran.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun kesadaran dan kesiapan masyarakat agar mampu bertindak cepat dan tepat saat terjadi kebakaran. Peran relawan dan aparat kewilayahan sangat penting dalam meminimalisir dampak yang mungkin timbul. Koramil akan terus mendukung kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan warga,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin tanggap, terlatih, dan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta siap menghadapi kondisi darurat secara mandiri dan terpadu.


