Babinsa Sumbersari Hadiri Penyerahan Insentif Guru Ngaji dan P3N, Wujud Sinergi Pembinaan Masyarakat

JEMBER,Fajarnew.com Pemerintah Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember menyalurkan insentif kepada para Guru Ngaji Muslim, Guru Non Muslim serta Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam membina masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/03/2026) mulai pukul 12.30 WIB bertempat di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Jalan Halmahera No. 43, Kelurahan Sumbersari.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Kelurahan Sumbersari Koramil 0824-11/Sumbersari Serka Irwandi turut melaksanakan monitoring guna memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Penyerahan insentif diberikan kepada total 75 orang penerima yang terdiri dari 71 Guru Ngaji Muslim, 3 Guru Non Muslim dan 1 orang Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N). Masing-masing penerima memperoleh insentif sebesar Rp1.500.000 sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Sumbersari Bhatara Pragusta, ST selaku penanggung jawab kegiatan, serta dihadiri oleh unsur 3 Pilar Kelurahan Sumbersari, Sdr. Nanang selaku Kasi PMKS Kecamatan Sumbersari, Sdr. Timo dari Bank Jatim Cabang Jember, Sdr. Yulianto selaku Kasi PMKS Kelurahan Sumbersari, serta Ketua dan anggota PSM Kelurahan Sumbersari.

Danramil 0824-11/Sumbersari Kapten Inf Bambang Hari M memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut yang dinilai sangat positif dalam mendukung pembinaan kehidupan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, para Guru Ngaji maupun tokoh pembinaan keagamaan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, harmonis dan berakhlak baik.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah kelurahan terhadap para Guru Ngaji, guru keagamaan maupun P3N yang selama ini telah mengabdikan diri untuk membina masyarakat. Peran mereka sangat penting dalam membangun nilai moral, toleransi serta kehidupan bermasyarakat yang rukun,” ungkap Kapten Inf Bambang Hari M.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan para tokoh pembinaan keagamaan merupakan mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan kerukunan di wilayah. Dengan adanya perhatian berupa insentif tersebut diharapkan dapat semakin memotivasi para penerima untuk terus berkontribusi dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama