JEMBER,Fajarnew.com Upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Bertempat di Aula Waryaloka Pendopo Wahyawibahagraha Jember, Kamis (26/3/2026), digelar Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan alokasi bulan Februari–Maret 2026 yang dihadiri sekitar 350 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga perangkat desa se-Kabupaten Jember.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan transparan. Kepala Bulog Jember, Muhammad Ade Saputra, menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para pemangku wilayah terkait mekanisme distribusi bantuan pangan.
“Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat. Di Kabupaten Jember sendiri terdapat 390.744 penerima bantuan pangan. Setiap penerima akan mendapatkan 20 kilogram beras SPHP dan 4 liter minyak goreng yang direncanakan mulai disalurkan pada 6 April 2026,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Bulog bertanggung jawab penuh dalam proses distribusi, mulai dari penyediaan hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat. Dengan jumlah penerima yang besar, koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat kewilayahan menjadi kunci keberhasilan program ini.
Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Rifqi Muhammad Syuhada, menyampaikan komitmen TNI dalam mendukung penuh kelancaran penyaluran bantuan pangan di wilayah Jember.
“TNI melalui aparat teritorial siap mengawal dan mendampingi proses distribusi bantuan agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Kami juga akan bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan tidak ada kendala di lapangan,” ungkapnya.
Dandim menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di setiap desa akan menjadi ujung tombak dalam membantu pengawasan sekaligus memastikan masyarakat penerima benar-benar mendapatkan haknya. Hal ini penting guna menghindari potensi penyimpangan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember juga menekankan pentingnya validasi data penerima bantuan agar program ini dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat. Pemerintah daerah berencana melakukan verifikasi ulang data guna meningkatkan akurasi penerima bantuan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara Bulog, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, diharapkan penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Jember dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.


