JEMBER,Fajarnew.com Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Kali Advor, Dusun Bandialit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Selasa (09/06/2026), progres pembangunan telah mencapai 85 persen dan memasuki tahap penyelesaian beberapa pekerjaan pendukung.
Jembatan dengan panjang 15 meter dan lebar 3 meter tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang sebelumnya mengalami kerusakan sehingga menghambat mobilitas masyarakat. Keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi sekitar 1.200 jiwa atau 700 Kepala Keluarga yang selama ini mengandalkan akses tersebut untuk kegiatan sehari-hari, baik ekonomi, pendidikan maupun sosial kemasyarakatan.
Sejumlah tahapan pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan, di antaranya pembongkaran jembatan lama, pembuatan jembatan darurat, pemasangan gelagar baja, pembesian dan pengecoran lantai jembatan, serta pemasangan pasangan batu pada peninggian TPT. Saat ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian plesteran dan acian TPT, pemasangan pembatas jembatan, pengecatan, serta pemasangan prasasti.
Bati Tuud Koramil 0824-09/Tempurejo, Peltu M. Ali Sutego, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun wilayah. Dengan progres yang telah mencapai 85 persen, kami optimis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana. Kehadiran jembatan ini nantinya akan memperlancar akses transportasi warga, mendukung aktivitas perekonomian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak, khususnya masyarakat yang turut berpartisipasi dalam proses pembangunan. Semoga jembatan ini menjadi sarana yang membawa manfaat besar dan berkelanjutan bagi masyarakat Bandialit dan sekitarnya,” ujar Peltu M. Ali Sutego.


.jpeg)