Jaga Ketahanan Pangan, Koramil 0824-21/ Puger Bersama BKSDA Tangani Gangguan Satwa Liar

 

JEMBER,Fajarnew.com Koramil 0824-21/ Puger bersama instansi terkait bergerak cepat menyikapi adanya konflik antara petani dan satwa liar yang menyebabkan kerusakan tanaman jagung di wilayah Desa Puger Wetan dan Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Selasa (14/07/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Puger Kulon Sertu Edy bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pendampingan kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jember untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi terdampak. Turut hadir petugas BKSDA Basori dan Ariyanti, Ketua Gapoktan Suwarno, Ketua Kelompok Tani Agung, PPL Rahmad Darmawan, perangkat desa, serta para petani pemilik lahan.

Hasil pemeriksaan di lapangan menemukan dua titik lokasi konflik satwa liar dengan lahan pertanian. Kerusakan pada tanaman jagung milik Agung di Desa Puger Wetan diduga disebabkan oleh landak, sedangkan kerusakan pada lahan jagung milik Alif di Desa Puger Kulon diduga akibat serangan monyet ekor panjang yang berasal dari kawasan Gunung Sadeng.

Sebagai langkah awal penanganan, petugas BKSDA memberikan edukasi kepada petani agar menggunakan metode pengusiran yang aman, seperti pemasangan perangkap yang tidak membahayakan satwa dan penggunaan alat pengusir berbunyi. Apabila satwa berhasil diamankan, masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan BKSDA Jember agar penanganan dilakukan sesuai ketentuan konservasi. Berdasarkan hasil pengecekan, kerusakan tanaman masih tergolong terbatas dan belum meluas.

Danramil 0824-21/ Puger Kapten Inf Mukti Ali menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai permasalahan di wilayah binaan.

"Kami mendukung penuh langkah koordinatif antara petani, BKSDA, pemerintah desa, dan aparat keamanan dalam menangani konflik manusia dengan satwa liar. Penanganan harus dilakukan secara bijaksana agar tanaman petani tetap terlindungi tanpa mengabaikan kelestarian satwa yang dilindungi. Babinsa akan terus hadir mendampingi masyarakat serta membantu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak terkait sehingga solusi yang diambil dapat memberikan manfaat bagi semua," ujar Kapten Inf Mukti Ali.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan lancar. Sinergi seluruh unsur diharapkan mampu meminimalkan konflik satwa liar sekaligus menjaga produktivitas pertanian serta kelestarian ekosistem di wilayah Kecamatan Puger.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama