
JEMBER,Fajarnew.com Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Babinsa Yosorati Koramil 0824-17/Sumberbaru, Serka Danang Widianto, menghadiri kegiatan Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim yang digelar di Masjid Besar Al Ikhlas, Dusun Krajan Lor, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Rabu (8/7/2026) malam. Kegiatan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dengan suasana yang khidmat, tertib, dan penuh kebersamaan.
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Yosorati, para ulama dan tokoh agama di antaranya KH. Badrus Shodiq dari Kecamatan Bangsalsari sebagai penceramah, Kyai Hamid, Kyai Muhammad Chozin, Kyai Khosim, pengurus MWCNU Kecamatan Sumberbaru, Babinsa Yosorati, 25 anak yatim penerima santunan, serta sekitar 500 jamaah yang memadati masjid.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, shalawat Nabi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Panitia dan Kepala Desa Yosorati, dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak yatim, ceramah agama, doa bersama, dan ditutup dengan penuh kekhusyukan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara aparat teritorial, tokoh agama, dan warga binaan. Selain memberikan rasa aman, kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang menumbuhkan kepedulian kepada sesama, khususnya anak-anak yatim.
Danramil 0824-17/Sumberbaru, Kapten Inf Abdul Muntholib, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian dan santunan anak yatim merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkokoh persatuan masyarakat. Menurutnya, semangat Tahun Baru Islam hendaknya menjadi motivasi untuk terus menebarkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan saling peduli. Koramil 0824-17/Sumberbaru akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjaga situasi wilayah agar tetap aman, damai, dan kondusif melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.
