Dalam
kegiatan tersebut, Babinsa Desa Baletbaru Serda Herman memberikan materi
Wasbang serta pelatihan dasar PBB yang diikuti sekitar 40 siswa-siswi peserta
MPLS. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para
peserta.
Turut
hadir Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Muhajirin KH. Faris Muhammad, Babinsa
Desa Baletbaru, Guru Pembimbing MPLS Bapak Iqbal Fakih, panitia MPLS MTs dan MA
Nurul Muhajirin, empat mahasiswa KKN Kolaboratif, serta seluruh peserta MPLS.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ustaz Yusron Hafid, S.Pd.I., dilanjutkan
penyampaian materi Wawasan Kebangsaan, kemudian pelatihan Peraturan
Baris-Berbaris yang disertai praktik lapangan. Seluruh kegiatan berlangsung
tertib, aman, dan lancar.
Danramil
0824-04/Sukowono Kapten Cke Aliyil Abror menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa
dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD untuk
membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, serta berjiwa
nasionalis.
“Wawasan
Kebangsaan harus ditanamkan sejak dini agar para pelajar memiliki rasa cinta
tanah air, semangat persatuan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus
bangsa. Sementara materi PBB bertujuan melatih kedisiplinan, kekompakan,
kepemimpinan, serta rasa percaya diri. Nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal
penting bagi para siswa dalam menempuh pendidikan maupun kehidupan
bermasyarakat,” ujar Kapten Cke Aliyil Abror.
Ia
menambahkan bahwa Koramil 0824-04/Sukowono akan terus mendukung dunia
pendidikan melalui kegiatan pembinaan karakter di sekolah maupun pondok
pesantren. Menurutnya, sinergi antara TNI, lembaga pendidikan, pemerintah, dan
masyarakat merupakan kunci dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul
dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, serta
semangat kebangsaan yang kuat. Dengan pembinaan yang berkesinambungan,
diharapkan lahir generasi Indonesia yang tangguh, berintegritas, dan siap
berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

