JEMBER,Fajarnew.com Koramil 0824-15/Bangsalsari bersama masyarakat mematangkan rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahun Anggaran 2026 yang akan menghubungkan Desa Paleran dan Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Persiapan pembangunan tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mendukung kelancaran akses dan mobilitas masyarakat di kedua desa, Sabtu (26/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ter Kodim 0824/Jember Peltu Ahmad Saifudin beserta satu orang anggota, Babinsa Desa Karangsono Kopka Nanto, konsultan pembangunan Bapak Titis beserta satu orang pendamping, Kepala Dusun Nurfadeli, serta para ketua RT dan RW dari Desa Paleran dan Desa Karangsono. Sejumlah warga dari kedua desa juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pembahasan mengenai rencana pelaksanaan pembangunan jembatan yang akan menjadi penghubung antara Desa Paleran dan Desa Karangsono. Kehadiran konsultan bersama unsur TNI dan masyarakat menjadi bagian dari koordinasi awal guna mempersiapkan tahapan pembangunan agar dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Berdasarkan hasil koordinasi, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan tasyakuran dan karya bakti pada Minggu (27/09/2026). Selanjutnya, penggalian pondasi jembatan direncanakan dimulai pada Senin (28/09/2026) di wilayah Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari. Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
Danramil 0824-15/Bangsalsari Kapten Arm Ardi Kusuma menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan upaya untuk mendukung peningkatan akses masyarakat, khususnya dalam menghubungkan wilayah Desa Paleran dan Desa Karangsono. Ia berharap seluruh pihak dapat terus menjalin koordinasi dan bergotong royong sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan persiapan ini, Koramil 0824-15/Bangsalsari turut mendorong sinergi antara TNI, pemerintah desa, konsultan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan akses penghubung kedua desa semakin baik dan dapat menunjang aktivitas warga. Seluruh kegiatan persiapan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.


