Koramil 0824-11/Sumbersari Dorong Sinergi Terpadu Hadapi Potensi Karhutla di Jember melalui Rapat Koordinasi

 

JEMBER,Fajarnew.com Koramil 0824-11/Sumbersari melalui Danramil Kapten Cke Hadi Windoko mewakili Dandim 0824/Jember mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoord) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Jember. Kegiatan yang dipimpin Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Wahyudi tersebut berlangsung di Ruang Pusdaops BPBD Kabupaten Jember, Senin (14/09/2026).

Rakoord diikuti unsur BPBD, Polres Jember, Damkar, Dinas SDA, Perhutani, Dinas PU, serta instansi terkait lainnya. Pembahasan difokuskan pada antisipasi potensi Karhutla, khususnya menyikapi adanya titik api di kawasan hutan dan wilayah yang sulit dijangkau, termasuk kawasan Gunung Argopuro, yang dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana untuk mendukung proses pemadaman.

Danramil 0824-11/Sumbersari Kapten Cke Hadi Windoko dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan lintas instansi dalam menghadapi potensi Karhutla. Menurutnya, kondisi medan yang sulit dijangkau serta keterbatasan sarana prasarana membutuhkan sinergi seluruh unsur agar setiap potensi kebakaran dapat segera diantisipasi dan ditangani secara terpadu.

Kapten Cke Hadi Windoko juga mendorong agar kesiapan personel maupun sarana pendukung terus diperhatikan sebagai bagian dari langkah pencegahan. Upaya tersebut perlu dilakukan secara bersama-sama, termasuk meningkatkan koordinasi dengan unsur terkait di wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran. Dengan koordinasi yang baik, respons terhadap setiap kejadian diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terarah.

Dalam rapat tersebut, unsur Damkar menyampaikan perlunya satuan penanggulangan terpadu, sementara unsur BKSDA menyampaikan bahwa titik api di kawasan pegunungan Argopuro wilayah Probolinggo masih dalam penanganan dan personel tetap siaga untuk mencegah api merembet ke wilayah Jember. Unsur Taman Nasional Meru Betiri menyatakan kondisi kawasan masih aman, sedangkan Perhutani menekankan pentingnya pencermatan serta sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat terkait penyebab kebakaran yang dipicu kelalaian dan kebiasaan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Jember akan membentuk grup WhatsApp guna mempermudah koordinasi penanganan bencana sekaligus pendataan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung. Melalui koordinasi lintas instansi tersebut, Koramil 0824-11/Sumbersari terus mendukung upaya bersama dalam mengantisipasi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Jember. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan tertib dan aman.



 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama