JEMBER,Fajarnew.com Koramil 0824-20/Gumukmas melalui Babinsa Desa Mayangan Sertu Rois Muzakky melaksanakan pendampingan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 yang digelar di Kantor Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut menjadi forum bersama untuk membahas kondisi stunting sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi dalam upaya penanganannya di tingkat desa, Kamis (10/09/2026).
Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa jumlah anak stunting di Desa Mayangan tercatat sebanyak 36 anak. Data tersebut menjadi perhatian bersama bagi pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader serta unsur kewilayahan untuk terus meningkatkan koordinasi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam mendukung penanganan stunting di wilayah Desa Mayangan.
Rembuk Stunting diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Sekretaris Desa Mayangan Yuni, sambutan Camat Gumukmas, serta sambutan Kasi PMKS Saikhu. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan problem solving yang melibatkan para kader se-Desa Mayangan. Forum tersebut memberikan ruang bagi para kader untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan.
Kegiatan turut dihadiri Camat Gumukmas Dannie Alqolin, Kasi PMKS Saikhu, Sekretaris Desa Mayangan Yuni, Babinsa Desa Mayangan Sertu Rois Muzakky, Bidan Desa Tika serta para kader se-Desa Mayangan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya penanganan stunting dan meningkatkan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.
Babinsa Desa Mayangan Sertu Rois Muzakky menyampaikan bahwa kegiatan rembuk stunting menjadi sarana penting untuk membangun kepedulian dan kebersamaan dalam menangani persoalan stunting. “Melalui rembuk seperti ini, berbagai permasalahan yang ditemukan oleh para kader dapat disampaikan dan dibahas bersama. Kami dari Koramil siap mendukung upaya pemerintah desa dalam penanganan stunting sesuai tugas dan peran kami di wilayah,” ujarnya.
Sertu Rois Muzakky berharap hasil pembahasan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bahan tindak lanjut bagi seluruh pihak sesuai bidang dan kewenangannya. Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan perhatian dan kerja sama secara berkelanjutan, sehingga komunikasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader dan masyarakat perlu terus diperkuat. Dengan sinergi tersebut, diharapkan upaya penanganan stunting di Desa Mayangan dapat berjalan lebih optimal. Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar.


.jpeg)