Babinsa Nogosari Dampingi Lokakarya Active Case Finding Kusta di Rambipuji

     

JEMBER,Fajarnew.com Dalam rangka mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan serta upaya pencegahan dan penanganan penyakit kusta, Babinsa Desa Nogosari Koramil setempat, Serka Moh. Nur Hafidz, melaksanakan pendampingan kegiatan Lokakarya Active Case Finding (ACF) penyakit kusta atau lepra di Balai Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh sejumlah unsur terkait, di antaranya Bhabinkamtibmas Aipda Rony Oktadinata, Kepala Puskesmas Nogosari dr. Rotsi Aftika, Sekretaris Desa Nogosari Linny Ariena, serta kader Posyandu dan kader PKK.

Lokakarya ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap penyakit kusta, termasuk pentingnya deteksi dini, pengenalan gejala, serta mendorong masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami tanda-tanda yang perlu diwaspadai.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan para kader dalam memberikan edukasi kepada warga.

Serka Moh. Nur Hafidz menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kesehatan merupakan bagian dari kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

“Melalui kegiatan lokakarya ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini penyakit kusta dan tidak ragu untuk memeriksakan diri ke puskesmas. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pencegahan dan penanganan penyakit melalui edukasi yang benar serta menghindari stigma terhadap penderita kusta,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat Desa Nogosari terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat serta terwujud lingkungan yang peduli, sehat, dan bebas dari diskriminasi terhadap penderita kusta.




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama