JEMBER,Fajarnew.com Babinsa Desa Rowo Tengah Koramil 0824-17/Sumberbaru turut hadir dalam kegiatan pengajian Hol Ranting Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Balai Desa Rowo Tengah, Dusun Krajan, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/10/2026) mulai pukul 19.00 WIB tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 sekaligus mempererat tali silaturahmi antara ulama dan masyarakat.
Pengajian tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama, di antaranya perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Sumberbaru, Ustaz Khotib Ali, Gus Tain, Habib Ubet, Ustaz Komarudin, dan H. Mustar. Kehadiran para tokoh agama tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat keagamaan di tengah masyarakat Desa Rowo Tengah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan selawat Nabi Muhammad SAW serta sambutan dari perwakilan MWC NU Sumberbaru dan Gus Tain. Suasana pengajian berlangsung khidmat dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman, penghormatan kepada para ulama, serta semangat persaudaraan yang menjadi landasan kehidupan bermasyarakat.
Danramil 0824-17/Sumberbaru Kapten Inf Abdul Muntholib menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti pengajian dan peringatan Hari Santri Nasional memiliki peran penting dalam memperkuat kerukunan serta menjaga keharmonisan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara TNI, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Ia juga berharap momentum Hari Santri Nasional dapat semakin menumbuhkan semangat kebangsaan, memperkuat akhlak, serta mendorong generasi muda untuk meneladani perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga persatuan bangsa. Nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghormati diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut, Koramil 0824-17/Sumberbaru terus mendorong terjalinnya komunikasi dan hubungan harmonis dengan tokoh agama serta masyarakat di wilayah binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Diharapkan, kegiatan keagamaan semacam ini dapat terus menjadi sarana memperkokoh ukhuwah Islamiyah, mempererat persatuan, serta mendukung terciptanya situasi wilayah Kecamatan Sumberbaru yang damai dan kondusif.


.jpeg)