JEMBER,Fajarnew.com Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Kali Marten, Dusun Bandialit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Kamis (04/06/2026), pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat setempat telah mencapai progres sekitar 90 persen.
Jembatan dengan panjang 15 meter dan lebar 3,30 meter tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan. Keberadaannya sangat dinantikan oleh warga karena akan memberikan kemudahan akses transportasi, meningkatkan keamanan perjalanan, serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Bandialit dan sekitarnya.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI, tenaga konsultan, dan masyarakat setempat. Berbagai tahapan pekerjaan telah berhasil diselesaikan, mulai dari pembongkaran jembatan lama, pembangunan jembatan darurat, pemasangan gelagar baja WF, pemasangan pembatas jembatan, pengerjaan lantai beton, hingga peninggian TPT. Saat ini pekerjaan memasuki tahap penyempurnaan berupa pengecatan dan pemasangan prasasti.
Batuud Koramil 0824-09/Tempurejo, Peltu M. Ali Sutego, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara TNI dan masyarakat. Kehadiran jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi sekitar 1.200 jiwa atau 700 kepala keluarga yang selama ini membutuhkan sarana penyeberangan yang aman dan layak. Kami mengapresiasi semangat gotong royong warga yang turut membantu proses pembangunan sejak awal hingga saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Peltu M. Ali Sutego menegaskan bahwa TNI akan terus hadir bersama rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, setelah selesai dibangun, jembatan ini dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Semangat kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi modal penting dalam membangun wilayah yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya.
Dengan progres yang telah mencapai 90 persen, masyarakat berharap Jembatan Perintis Garuda segera dapat difungsikan secara penuh sehingga mobilitas warga semakin lancar dan aktivitas perekonomian di wilayah Bandialit semakin berkembang.


