Budidaya Maggot Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Organik, Babinsa Koramil 0824-13/Rambipuji Dukung Program SI-RASA di Desa Nogosari

 

JEMBER,Fajarnew.com Babinsa Desa Nogosari Koramil 0824-13/Rambipuji menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik dengan Budidaya Maggot sebagai bagian dari implementasi Program SI-RASA yang digagas Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Kegiatan berlangsung di Pendopo Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jumat (24/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan melalui budidaya maggot. Selain mampu mengurangi volume sampah rumah tangga, maggot juga memiliki nilai ekonomis karena dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak maupun ikan, sehingga membuka peluang usaha bagi masyarakat desa.

Acara diawali dengan sambutan Ketua PPK Ormawa BEM FKM Universitas Jember, dilanjutkan Kepala Desa Nogosari, Ketua TP PKK Desa Nogosari, Ketua BPD, Babinsa Desa Nogosari, serta Dosen Pendamping Universitas Jember, Ibu Rini Nur Intani, yang juga menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan dihadiri oleh Dosen Pendamping Universitas Jember, Kepala Desa Nogosari, Ketua TP PKK beserta anggota, Babinsa Desa Nogosari, Ketua BPD, mahasiswa KKN Kolaboratif dan Tim PPK Ormawa BEM FKM Universitas Jember sebanyak 14 orang, kader Posyandu, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya diskusi mengenai teknik budidaya maggot dan pemanfaatannya sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Danramil 0824-13/Rambipuji Kapten Cke Mulyadi, S.H. mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus produktif.

"Kami sangat mendukung inovasi pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot karena tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada ketahanan lingkungan dan kesejahteraan warga. Sinergi antara pemerintah desa, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat seperti ini perlu terus diperkuat agar lahir berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa," ujar Kapten Cke Mulyadi, S.H.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Koramil 0824-13/Rambipuji berkomitmen terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendorong terwujudnya desa yang bersih, sehat, mandiri, dan berkelanjutan.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama